Pekanbaru – Di tengah dinamika ekonomi yang menuntut ketepatan arah dan keberpihakan pada masyarakat, Bupati Kampar Ahmad Yuzar hadir sebagai sosok yang menempatkan nilai-nilai syariah bukan hanya sebagai konsep, tetapi sebagai jalan mempercepat kesejahteraan umat.
Komitmen itu kembali ia tegaskan saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Riau Kepri Syariah di Pekanbaru, Selasa.
Dalam forum pemegang saham yang penuh dengan diskusi strategis itu, Yuzar menempatkan Kampar sebagai daerah yang siap bergerak lebih cepat dalam pemanfaatan layanan perbankan syariah.
Baginya, keberadaan bank syariah bukan hanya soal sistem keuangan yang berbeda, tetapi tentang menghadirkan ruang ekonomi yang lebih adil, lebih menenteramkan, dan lebih dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.
Ia menuturkan bahwa Kampar dengan basis masyarakat religius dan ekonomi yang terus tumbuh membutuhkan instrumen perbankan yang mampu menjawab kebutuhan umat.
Karena itu, ia mendorong agar BRK Syariah memperkuat penetrasi layanan sampai ke kecamatan dan desa-desa, sehingga pelaku UMKM, petani, hingga pedagang kecil bisa menikmati akses pembiayaan yang mudah, murah, dan sesuai prinsip syariah.
Ahmad Yuzar menilai akselerasi ekonomi umat tidak bisa berjalan jika dunia perbankan tidak membuka diri pada inovasi dan percepatan layanan.
Ia berharap BRK Syariah mampu memperluas jaringan, menghadirkan produk pembiayaan yang lebih ramah bagi sektor produktif, serta memperkuat digitalisasi agar masyarakat di pelosok pun dapat menikmati layanan dengan cepat.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi yang erat antara pemerintah daerah dan BRK Syariah. Pemkab Kampar, kata Yuzar, siap membuka ruang kolaborasi baik untuk penguatan ekosistem UMKM, pembangunan ekonomi desa, maupun pengembangan produk syariah yang relevan dengan potensi ekonomi lokal.
Dalam suasana rapat yang sarat pandangan visioner itu, Yuzar menggambarkan masa depan Kampar yang tidak hanya bergerak maju, tetapi tumbuh dengan nilai.
Ekonomi yang bertumpu pada keberkahan, pembangunan yang berpihak pada rakyat, dan sistem keuangan yang membawa ketenteraman bagi siapa saja yang terlibat di dalamnya.
Keikutsertaan Bupati Ahmad Yuzar dalam RUPS-LB BRK Syariah bukan sekadar menghadiri agenda tahunan, tetapi menjadi penegasan bahwa Kampar ingin membangun masa depan ekonomi yang kokoh, berkeadilan, dan berakar pada prinsip-prinsip yang diyakini masyarakatnya.
Sebuah langkah yang menandai bahwa akselerasi ekonomi umat bukan hanya wacana, tetapi komitmen yang terus ia perjuangkan.(ADV)





