Bangkinang Kota – Upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kampar. Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin langsung apel Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Jumat (13/2), yang dilanjutkan dengan aksi gotong royong massal.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kampar Misharti, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, serta aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Kampar.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan program yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia untuk mendorong terciptanya lingkungan yang tertib, bersih, dan sehat sebagai fondasi kehidupan masyarakat. Di Kabupaten Kampar, gerakan ini dijadikan momentum untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Gerakan ASRI tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.
“Melalui program Presiden RI ini kita ingin Kabupaten Kampar menjadi daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga nyaman ditinggali, sehat dan indah dipandang,” ujarnya.
Ia menjelaskan empat pilar utama dalam Gerakan ASRI. Pilar pertama, Aman, yakni menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman kriminalitas maupun risiko bencana. Pilar kedua, Sehat, dengan memastikan masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pilar ketiga, Resik, menjaga kebersihan mulai dari lingkungan rumah tangga hingga fasilitas umum. Pilar keempat, Indah, melalui penataan ruang publik, taman, serta penghijauan kota.
Apel diawali dengan laporan komandan upacara dan penghormatan kepada pembina apel, sebelum Bupati menyampaikan arahan. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong serentak di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Kampar.
Bupati bersama jajaran pejabat turun langsung membersihkan area pasar di Bangkinang Kota. Selain membersihkan lingkungan, ia juga berdialog dengan pedagang dan pengunjung pasar, mengajak mereka menjaga kebersihan demi kenyamanan bersama.
Menurut Ahmad Yuzar, gotong royong merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan diperkuat. Ia berharap Gerakan Indonesia ASRI menjadi kebiasaan sehari-hari bagi ASN, PPPK, serta masyarakat luas.
“Mari kita jaga kebersihan, mari kita rawat lingkungan, mari kita hidup sehat. Dengan begitu, Kampar akan menjadi daerah yang aman, sehat, resik, dan indah untuk generasi mendatang,” tegasnya.(ADV)





