Kampar Kiri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar terus memperkuat langkah stabilisasi harga pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program yang digelar di halaman Kantor Lurah Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, itu disambut antusias oleh masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi, Kamis (09/04/2026).
Warga terlihat mengantre di sejumlah stan untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga mie instan menjadi yang paling diminati dalam kegiatan tersebut.
Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program intervensi pangan yang dijalankan Pemkab Kampar masih sangat dibutuhkan, terutama pasca-Idul Fitri 1447 Hijriah yang biasanya diikuti kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
Lurah Lipat Kain, Andi Sukma, mengapresiasi pelaksanaan GPM di wilayahnya. Ia menyebut kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Antusias warga luar biasa. Kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno. Ia menilai GPM sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Menurutnya, program tersebut perlu dilaksanakan secara berkesinambungan agar dampaknya terhadap pengendalian inflasi semakin optimal.
“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ke depan, kegiatan seperti ini harus terus diperluas,” kata Eko.
Sementara itu, Pemkab Kampar melalui Dinas Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan pasokan dalam kegiatan tersebut. Kepala Bidang Distribusi, Cadangan, dan Harga Pangan, Hery Jaswadi, mengatakan sejumlah komoditas telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Pada kegiatan ini kami menyediakan minyak goreng 480 liter, beras SPHP 500 kilogram, telur 50 papan, mie instan 12 karton, gula 60 kilogram, serta komoditas lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi pangan guna memastikan stabilitas tetap terjaga.
Melalui Gerakan Pangan Murah, Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam menekan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ADV)





