KAMPAR – Misharti meninjau lokasi kebakaran rumah warga di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Rabu (15/4). Dalam kunjungan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.
Kebakaran yang terjadi pada Selasa (14/4) sekitar pukul 10.00 WIB itu menghanguskan rumah milik Kayati (42). Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik dari colokan di dalam rumah.
Selain meninjau lokasi kejadian, Misharti juga menyerahkan bantuan darurat kepada korban sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap warga yang tertimpa musibah.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan,” ujar Misharti di sela peninjauan.
Menurut dia, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Kabel dan colokan listrik yang sudah lama digunakan, kata dia, harus rutin diperiksa guna menghindari risiko korsleting.
Ia menilai masih banyak kebakaran rumah warga yang dipicu masalah kelistrikan. Karena itu, edukasi terkait penggunaan instalasi listrik yang aman perlu terus dilakukan di lingkungan masyarakat.
“Jangan menganggap sepele instalasi listrik di rumah. Jika ada kabel yang rusak atau colokan yang tidak layak, segera diganti agar tidak menimbulkan kebakaran,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Abu Bakar, Camat Siak Hulu Irwansyah, unsur Forkopimcam, serta Pemerintah Desa Pangkalan Baru yang diwakili Sekretaris Desa Ahmad Adryan.
Akibat kebakaran itu, korban kehilangan satu unit rumah beserta perabotan rumah tangga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Misharti berharap bantuan yang diberikan pemerintah daerah dapat membantu meringankan beban korban pascakebakaran sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.(Adv)





