KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar mengoperasikan tujuh unit bus sekolah setiap hari untuk melayani pelajar di sejumlah wilayah sebagai upaya meningkatkan akses transportasi yang aman sekaligus menekan risiko kecelakaan dan keterlambatan siswa.
Program yang dijalankan melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan publik di sektor pendidikan dan transportasi.
Armada bus sekolah disiapkan untuk mengangkut pelajar dari titik-titik penjemputan menuju sekolah dan kembali ke rumah setelah jam belajar usai.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar H. Aidil, SH, M.Si melalui Kepala Bidang Angkutan dan Sarana, Agusmanto, mengatakan bahwa operasional bus sekolah tidak hanya berorientasi pada kemudahan akses, tetapi juga sebagai sarana edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar.
“Kami berharap dengan adanya moda transportasi bus sekolah ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar tentang transportasi yang berkeselamatan,” kata Agusmanto kepada media, Kamis (29/1/2026).
Menurut dia, penyediaan bus sekolah merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menekan penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar, khususnya sepeda motor.
Selama ini, penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar yang belum cukup umur dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Selain aspek keselamatan, program ini juga ditujukan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran siswa di sekolah.
Dengan jadwal penjemputan yang teratur, pelajar diharapkan dapat tiba tepat waktu sehingga proses belajar mengajar berlangsung lebih efektif.
Agusmanto menuturkan, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa kendala transportasi tidak lagi menjadi alasan keterlambatan maupun ketidakhadiran siswa.
Ia menyebut, kehadiran bus sekolah sekaligus dapat meringankan beban orang tua dalam menyediakan transportasi harian bagi anak-anak mereka.
“Tentunya ini diharapkan mampu meringankan beban orang tua, sekaligus menekan angka keterlambatan dan ketidakhadiran siswa karena kendala transportasi,” ujarnya.
Armada bus sekolah tersebut beroperasi setiap hari sekolah dan melayani sejumlah rute yang disesuaikan dengan kebutuhan pelajar di wilayah Kabupaten Kampar.
Dinas Perhubungan setempat juga melakukan pengawasan terhadap kondisi kendaraan dan kelayakan operasional guna memastikan standar keselamatan terpenuhi.
Pemerintah Kabupaten Kampar berencana melakukan evaluasi berkala terhadap program ini, termasuk kemungkinan penambahan unit bus dan perluasan jangkauan layanan.
Evaluasi dilakukan untuk memastikan program berjalan efektif serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Melalui operasional bus sekolah tersebut, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan sistem transportasi pelajar yang aman, tertib, dan terjangkau, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.(Advertorial)





